Liga Futsal Surabaya 2019
Kejutan, Tim Juru Kunci Kalahkan Godbless FC

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Kejutan mewarnai matchday 19 Liga Futsal Surabaya (LFS) 2019. Ini seiring keberhasilan tim juru kunci Ebola SFS mengalahkan tim papan tengah Godbless FC, 4-2 di Ubaya Sport Center, Sabtu (7/9/2019).

Kekalahan Godbless FC atas Ebola SFS ini diluar dugaan. Pasalnya, dalam dua laga terakhir Godbless FC tampil perkasa dengan membekuk Prambanan Swadz 6-1 dan menggunduli Pemuda Pencasila FC, 5-0. Sebaliknya, Ebola SFS babak belur di dua laga terakhirnya.

Sukses ini merupakan kemenangan kedua bagi Ebola SFS dari 17 laga yang sudah mereka jalani. Kemenangan pertama juga dipetik Ebola SFS atas Godbless FC di putaran pertama. Waktu itu Ebola SFS menang 4-3.

Meski mendapat tambahan tiga poin, posisi Ebola SFS tetap di dasar klasemen sementara mengumpulkan tujuh poin.

“Kami berhasil memaksimalkan kekurangan lawan yang hanya diperkuat enam pemain. Meski pemain mereka kenyang pengalaman dan memiliki skill bagus, tetapi stamina mereka drop, karena tidak bisa melakukan rotasi,” kata Febrian Alif Romadhon, Pelatih Ebola SFS kepada suryakabar.com usai pertandingan.

Godbless FC harus menerima kenyataan pahit, menelan kekalahan dari tim juru kunci. Ini karena Godbless FC hanya diperkuat satu kiper dan lima pemain. Bahkan pemain andalan mereka seperti Alfredo Sony Febryan dan Fernanda Dhanny absen di laga ini.

Mengawali pertandingan, Godbless FC mencetak gol cepat menit pertama lewat pemain muda M Bagas Wicaksono.

Kurniawan Bagus berhasil menyamakan kedudukan 1-1 menit 11. Menutup babak pertama, Ebola SFS berbalik unggul 2-1, setelah lahirnya gol Fikri Afif menit 14.

Di babak kedua, Godbless FC kesulitan membendung kecepatan pemain-pemain Ebola SFS. Apalagi Ebola SFS mulus melakukan rotasi pemain. Ebola SFS berhasil menambah gol menit 29 dari skema serangan balik cepat lewat Fikri Alif dan Kurniawan Bagus menit 34.

Gagal menipiskan ketinggalan, Godbless FC akhirnya memainkan powerplay ketika pertandingan menyisakan waktu delapan menit 23 detik. Praktis dengan powerplay ini, Godbless FC tidak bisa melakukan rotasi pemain depan, karena pemain depannya hanya lima pemain.

Mengurung pertahanan Ebola SFS, Godbless FC mendapat peluang dari tendangan bebas beberapa meter di luar circle. Kesempatan ini tidak disia-siakan M Bagas Wicaksono. Tendangan kerasnya menembus pagar betis pemain Ebola SFS dan gol menit 35. Skor 4-2 untuk kemenangan Ebola SFS bertahan hingga pertandingan usai. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *