Ditangan Siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman, Limbah Elektronik Jadi Powerbank
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Kreativitas siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman, Sidoarjo (Smamita) patut diajungi jempol. Ini seiring keberhasilan mereka memanfaatkan limbah elektronik dijadikan powerbank.
Alat ini diberi nama Craftbank Suryamita. Yaitu, memanfaatkan baterai laptop bekas dimodifikasi dengan panel surya untuk powerbank telepon genggam.
Selain itu, upaya ini juga bagian dari memanfaatkan energi alternatif yang dimiliki Indonesia berada dibentangan garis khatulistiwa yang setiap tahunnya dilewati sinar matahari cukup berlebihan.
“Oleh karena itu, kami memilih untuk mengembangkan energi surya,” kata Imara, Ketua Tim Projek Craftbank Suryamita.
Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Smamita periode 2017-2018 ini juga mengungkapkan, sekolahnya sudah menerapkan CBT dalam pelaksanaan ujian. Oleh karena itu Craftbank ini bisa menjadi solusi dalam pengisian baterai gadget siswa saat ujian dan bisa dipakai bersama-sama.
Ia mengatakan, dalam satu baterai laptop ukuran 14 inci, terdapat 6 buah baterai lithium ion di dalamnya. Baterai itu didapat ketika laptop benar-benar rusak, namun baterainya masih bisa digunakan. “Dari pada dibuang percuma, bisa kita manfaatkan untuk kurangi limbah,” katanya.
Di Craftbank Suryamita terdapat 10 buah baterai lithium bekas. Masing-masing memiliki 3,4 volt. Jika ditotal, jumlahnya 34 volt, dengan masing-masing 1.8 Ampere per baterai.
Untuk mengisi Craftbank Suryamita, dengan solar cell 5 volt, dibutuhkan waktu kurang lebih 9 jam. Jika mau terisi penuh, butuh waktu 2 kali pengisian, atau 18 jam dibawah sinar matahari yang cukup terik. Boleh juga langsung menggunakan listrik yang ada di rumah. Ketika craftbank ini digunakan, bisa menampung 6 kali pengisian. Karena alat ini menyediakan 3 output USB Boost, jadi bisa dipakai 3 handphone sekaligus.
“Ya, lumayan bisa digunakan rame-rame di kelas,” ujar Imara.
Karya tim Smamita ini memperoleh juara 3 dalam agenda Gebyar Sains Ilmiah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), pada kategori Science Writing Competition se Jawa-Bali, 27-28 Oktober 2018 lalu.
Ketiga anggota tim tersebut di antaranya Imara Al Hamani XII IPA 1, Eva Avicenna Sofianti XI IPA 1, dan Aisyah Ramadhanti Suhada X IPA 2. (wob)