Viral Video Air Kolam Renang Bergelombang, BMKG Juanda Beri Penjelasan
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jawa Timur di Juanda, Sidoarjo belum mendeteksi adanya signal gempa yang terjadi di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya. Hal itu menyusul adanya informasi rekaman video tentang pergerakan gelombang di kolam renang Puslatdiksarmil TNI AL Juanda Surabaya.
Koordinator BMKG Jawa Timur, Muhammad Nurhuda dalam rilisnya menyatakan, pada saat kejadian dimaksud sensor gempa stasiun Geofisika Tretes tidak mencatat adanya signal gempa yang berkaitan dengan pergerakan gelombang di kolam renang Puslatdiksarmil TNI AL Juanda Surabaya, yang terekam pada Jumat (28/9/2018) sekitar pukul 17.20 WIB.
“Dan kejadian ombak di kolam renang tersebut bukan berasal dari kegempaan yang tercatat di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya,” jelas Muhammad Nurhuda, Selasa (2/10/2018).
Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh informasi atau berita yang dapat meresahkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar adanya,” tandasnya.
Beberapa hari ini warga Sidoarjo sempat dihebohkan dengan viralnya rekaman video berdurasi 2,17 menit. Dalam video tersebut tampak seseorang hanya duduk di pinggiran kolam. Mereka sempat terkejut saat adanya pergerakan air dari dalam secara tiba-tiba, meski dalam waktu yang bersamaan tidak ada orang yang sedang berenang di dalamnya.
Dalam informasi itu, kolam renang berada di sekitaran Lanudal Juanda, Sidoarjo. Hal itu lantas dikaitkan dengan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Namun pihak BMKG Juanda juga tidak mengetahui pasti kejadian apa yang terjadi di kolam renang Tirta Krida Lanudal Juanda tersebut hingga air bergejolak tersebut. (wob)