Sidoarjo Miliki Pusat Grosir Buah dan Sayur, Luasnya 6 Hektar

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Pusat grosir buah dan sayur resmi dibuka di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo, Kamis (30/8/2018).

Pusat bisnis dengan nama Suncity Biz ini memadukan pertokoan, pergudangan, dan grosir buah-sayur yang berdiri di atas lahan seluas 17 hektar.

“Kami tidak hanya menyediakan konsep pertokoan dan pergudangan, tapi juga pusat perdagangan yakni pusat grosir buah dan sayur dengan menyediakan 648 stan. Khusus buah dan sayur seluas 6 hektar, ditambah cold storage,” kata Chandra Dedi Purnama, Direktur Suncity Grup, Kamis (30/8/2018).

“Saat dioperasikan mulai hari ini sudah ada 280 stan yang dipesan pedagang dan siap membuka usaha. Sekarang kami tinggal mencarikan pembelinya,” imbuhnya.

Dedi mengatakan, untuk memudahkan penjualan para pedagang, pihaknya akan bekerja sama dengan pelaku usaha, di antaranya perhotelan, restoran, chef, perusahaan cathering, toko buah modern, supermarket dan grosir buah.

“Pokoknya kami menyediakan grosir terlengkap dan termurah di Jatim. Harus jadi Sentra Top Jatim. Bahkan ditarget jadi grosir nasional, karena sudah menguasai pasar Indonesia Timur. Karena semua akan terakses dengan bekerjasama sejumlah asosiasi, instansi dan perbankan,” tambah Dedi.

Dedi menilai pusat grosir buah dan sayur sangat strategis. Lantaran buah dan sayur expiednya tidak menunggu bulan atau mingguan. Akan tetapi, hanya sehari atau beberapa jam. Bahkan lokasinya menjadi pusat di Jatim karena hanya 300 meter menuju tol. Rinciannya ke selatan Malang, ke timur Banyuwangi, ke utara Surabaya hingga ke barat Mojokerto, Jombang dan Gresik tercover secara keseluruhan.

“Kami juga menyediakan sejumlah fasilitas mulai masjid, pujasera, toilet, security one gate system dan fasiltas Pemadam Kebakaran (PMK). Pusat grosir ini bakal beroperasi 24 jam dan disediakan ATM untuk transaksi yang sebagian besar menggunakan uang tunai,” tegasnya.

Lebih jauh Dedi menyebut, pihaknya juga memfasilitasi eksportir bekerjasama dengan bea cukai. Kerjasama dengan perguruan tinggi untuk pembibitan agar usia buah dan sayur lebih panjang. Selain itu, kerjasama dengan industri untuk pengelolaan yakni menjadi grosir buah dan sayuran untuk suplai kebutuhan pabrikan.

“Kalau ada yang ingin ekspor buah dan sayur kami siapkan training center. Termasuk mengajak pengusaha luar negeri agar mengajak temannya masuk ke Sidoarjo,” jelasnya.

Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin yang meresmikan pusat grosir buah dan sayur berharap bisa menumbuhkan investasi di Sidoarjo dan menumbuhkan perekonomian pertanian. Karena ada korelasinya antara hasil pertanian dan pusat grosir.

“Kami berharap pertumbuhan ekonomi baru. Kelasnya beda dengan pasar porong. Karena ada pengemasan dan industrial. Insya Allah menguasai pasar Indonesia timur,” ujar Nur Ahmad Syaifuddin. (pn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close