Pilgub Jatim 2018
Fatma Saifullah Yusuf Setia Menemani Suami Sosialisasi Pilgub
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 benar-benar menyita perhatian pasangan calon (Paslon) dan keluarga. Tidak terkecuali Fatmawati, sebagai istri calon Gubernur Saifullah Yusuf, ia harus rela mendampingi suaminya keliling daerah Jawa Timur.
Fatmawati merupakan motor penggerak tak terlihat Gus Ipul panggilan Saifullah Yusuf. Disaat Gus Ipul lelah dan capek menghadapi persaingan untuk memperebutkan jabatan Gubernur, Fatmawati datang dan memberikan semangat yang luar biasa. “Saya tetap berdoa semoga semua diberi kekuatan,” katanya.
Istri Wakil Gubernur Jawa Timur ini menuturkan, dalam pilgub ini yang paling dibutuhkan adalah energi dan kesehatan. Jika kesehatan terganggu, maka rasa lelah akan terasa, begitu juga dengan energi. Saat lelah menyerang, Fatmawati mengaku tugasnya untuk memberikan support pada suami.
Bukan hanya itu, turun ke lapangan secara langsung juga dilakukan Fatmawati. Sebagai istri calon Gubernur, banyak masyarakat yang menggemarinya. Ia tidak sungkan untuk berfoto dengan masyarakat, bahkan selfie. Hal ini menjadi daya tarik Gus Ipul yang masih berjuang untuk bisa menjadi Gubernur Jatim. “Gantian ya…, sabar semua akan foto kok,” ucap Fatmawati.
Saiful, salah satu penggemar Gus Ipul mengaku sangat senang dengan pencalonan Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno. Menurut dia, pasangan tersebut sangat ideal untuk memimpin Jawa Timur. Selama ini, banyak program Jatim yang sudah bagus, program tersebut perlu diteruskan supaya masyarakat bisa merasakan enaknya.
“Saya akan mendukung Gus Ipul dalam pilgub ini. Gus Ipul itu santun, begitu juga keluarganya,” katanya.
Saiful yang dosen di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini selama ini mengamati semua yang ada di Gus Ipul dan keluarga. Menurut dia, Gus Ipul memiliki kharisma, apalagi pencalonan ini juga didukung keluarganya secara utuh. Sebagai bukti nge-fans atas keluarga Gus Ipul, ia mengaku senang berfoto dengan mereka. “Semoga kepemimpinannya nanti amanah,” terangnya. (arf)