Kasal Akui Jalur Laut Rawan Penyelundupan Narkoba

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi mengakui jika jalur laut rawan penyelundupan narkoba, karena luasnya wilayah Indonesia.

Informasi dari Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso, penyelundupan narkoba didominasi melalui jalur laut, yakni mencapai 80 persen.

“Negara kita ini memiliki panjang garis pantai yang terpanjang di seluruh dunia. Walaupun dilakukan pengamanan di setiap sudut, maka ketika ada sedikit celah saja pasti mereka (bandar narkoba) gunakan,” ungkap Laksamana Ade saat dikonfirmasi di atas KRI Makassar 590, Senin (15/1/2018) seperti dikutip Kominfo Jatim.

Untuk itu, Ade memerintahkan seluruh jajarannya membantu meningkatkan pengawasan di laut. “Yang pasti kita jangan sampai lengah. Untuk pengungkapan (peredaran narkoba), TNI AL menjadi parameter luarnya. Yang di dalam ada imigrasi, bea cukai, Ditpolair, dan juga Bakamla,” jelasnya.

Kasal pun mengapresiasi informasi yang diberikan BNN terkait dominasi peredaran narkoba lewat jalur laut. “Ini menjadi informasi awal untuk dapat mengarahkan kebijakan terkait peningkatan pengamanan dan pengawasan,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Ade, beberapa kali TNI AL juga berhasil membantu membongkar sindikat peredaran narkoba lewat jalur laut. Ia pun berharap pengawasan juga bisa dilakukan masyarakat, khususnya dari nelayan di wilayah pesisir pantai dan kampung, seperti dari Ketua RT.

Selama ini, lanjut Ade, TNI AL sudah melakukan kerjasama dengan BNN. Tak hanya dari aspek pengawasan pengaman wilayah laut untuk meminimalisasi peredaran narkoba, namun juga pencegahan dan penyalahgunaannya dengan melakukan tes urin pada personel prajurit TNI AL. (mer)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *