Piala AFF U-18
Ini Komentar Indra Sjafri, usai Timnas Indonesia U-19 Menghajar Myanmar

YANGON, SURYAKABAR.com – Melalui permainan yang apik, tanpa beban dan penyelesaian akhir yang oke Timnas Indonesia U-19 akhirnya meraih tempat ketiga di Piala AFF U-18 2017 di Myanmar. Garuda Nusantara julukan Timnas U-19 menang 7-1 atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu (17/9/2017) sore.

Usai laga pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri sangat bersyukur atas hasil ini. Ia pun bahagia dan senang karena memainkan hampir seluruh pemain minus kiper, Gianluca Rossy di turnamen ini.

“Bukan hanya peringkat, tapi yang membuat saya bahagia adalah hampir semua pemain yang saya bawa, minus satu penjaga gawang (Gianluca Pagliuca Rossy), itu bermain. Dan kelihatan mereka tidak ada perbedaan, siapapun yang main kualitasnya terjaga. Yang penting bagi saya, bagaimana menyiapkan generasi baru sepakbola Indonesia,” kata Indra Sjafri seperti dikutip laman PSSI.

Pelatih yang sukses membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF U-19 tahun 2013 ini membeberkan salah satu kunci keberhasilan timnya mampu menang besar pada laga ini yakni memberikan wejangan ke pemain agar jangan bermain egois.

“Saya bilang ke pemain agar jangan egois. Ada perkembangan dari awal turnamen hingga akhir turnamen. Mudah-mudahan mereka betul-betul sudah siap main pada Piala Asia U-19 di Indonesia nanti,” tambahnya.

“Usai ini kami fokus ke kualifikasi Piala Asia U-19 akhir Oktober nanti di Korea. Myanmar saya lihat kayak pertandingan pertama mainnya tapi hari ini kita lebih dominan. Dengan hasil ini, kami membantah bahwa Timnas U-19 kurang produktivitas gol. Buktinya kami tim paling subur,” tukas Indra.

Sementara itu, Manajer Timnas U-19, Roni Fauzan mengucapkan Alhamdulillah Timnas U-19 meraih peringkat tiga di Piala AFF 2017.

“Anak-anak bermain luar biasa dan ciamik hari ini, apresiasi tinggi kepada mereka. Selanjutnya saya minta anak-anak fokus di Kualifikasi AFC U19 di Korea akhir Oktober mendatang. Kami ingin mereka tampil lebih baik lagi dan jangan pernah cepat puas karena masa depan mereka masih panjang. Terimakasih atas doa dan dukungan rakyat Indonesia kepada kami, maaf kami belum bisa menjadi juara,” kata Roni. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *