Legenda-Legenda Dunia Seleksi Pebulu Tangkis Muda Indonesia
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Kem Badminton kembali mendatangi Indonesia. Mereka akan mencari pebulu tangkis berbakat di usia 10-12 tahun. Peserta yang lolos akan digembleng di dua negara, Kuala Lumpur, Malaysia, dan Tokyo, Jepang.
”Kami tahu di usia 10-12, bulu tangkis kalah populer dengan sepak bola. Untuk itu, Kem Badminton datang untuk mempopulerkan itu,” kata Fitriana Dyah, Kepala Branding dan Pemasaran Trible Limited yang memprakarsai Kem Badminton, Senin (17/7/2017).
Pihaknya, tambah dia, telah menjalin kerjasama dengan PPBI. Tujuannya, agar dari kegiatan tersebut akan ditemukan bibit-bibit potensial yang kelak bisa mengharumkan nama Indonesia dari cabang olahraga bulu tangkis.
”Apalagi, kami telah menerima tanggapan yang positif dari para orang tua anak yang tahun lalu mendapat pengalaman bermain secara kompetitif dan pelatihan di Malaysia dan Jepang,” ungkap Fitriana.
Ketua Umum Pengprov PBSI Jatim Oei Wijanarko Adi Mulya menyambut gembira dengan adanya Kem Badminton. Pihaknya sangat antusias bisa bekerja sama dengan pihak Trible.
”Dari pelatihan tahun lalu, kami telah mengindentifikasi banyak talenta muda untuk dikembangkan menjadi ikon global,” jelasnya.
Selain itu, PBSI, lanjut Wijanarko, mengaku pelatihan di Jepang telah membuat talenta-talenta muda Indonesia memperoleh sesuatu hal yang baru.
Para 60 talenta berbakat itu akan dipilih untuk dilatih legenda-legenda bulu tangkis dunia asal Malaysia seperti Wong Choong Hann (mantan pebulu tangkis nomor satu dunia tunggal putra), Lee Wan Wah, serta Chan Chong Ming. Mereka ditempa pada Agustus di Kuala Lumpur.
Jumlah itu diseleksi lagi menjadi 30 yang akan menjalani latihan di Tokyo pada November-Desember 2017. Untuk memastikan tempat Kem di Surabaya, anak-anak usia 10-12 tahun didorong mendaftar secara online di www.tribenow.tv/id/kembadminton sebelum 21 Juli 2017. Peserta juga bisa mendaftar di GOR Sudirman, tempat seleksi Kem Badminton pada 22 Juli 2017. (rmd)