Mantan Pemain Sepak Bola Belajar Presentasi Powerfull

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Beberapa mantan pemain sepak bola asal Jawa Timur kembali berkumpul belajar teknologi komputer, Selasa (11/12/2018).

Ini merupakan kelanjutan pelatihan bertajuk “Tetap Menjadi Bintang” yang digelar Inzaghi Education and Training Center di Jl. Sidosermo II No 315 Surabaya.

Mereka yang hadir pada sesi ini adalah Uston Nawawi, Mat Halil, Sony Setiawan dan Ahmad.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk membantu mantan pemain bola ini agar tetap bersinar dan tetap dikenal masyarakat luas dengan prestasinya.

Jika dulu mereka moncer sebagai pemain hebat yang menguasai setiap pertandingan, sekarang mereka akan tetap dikenal sebagai pelatih hebat yang selalu mengantarkan timnya menjuarai kompetisi.

Ini sangat mungkin bisa terwujud, karena pelatihan ini mengajarkan tentang teknik berbicara di depan publik, bagaimana presentasi yang powerfull, apa saja yang dilakukan untuk mengembangkan potensi diri serta cara tepat mempromosikan diri.

Nun Jamianto, SE., MM. Owner PT Inzaghi Gigantara Solusindo mengaku sengaja mengumpulkan para mantan pemain sepak bola ini sebagai bentuk kepeduliannya pada sepak bola tanah air. “Kalau sudah gak aktif main bola, ya jadilah pelatih hebat atau jadi tokoh sepak bola Indonesia hebat, yang masih sering nongol di televisi atau internet,” jelas Cak Nun sapaan akrabnya kepada suryakabar.com.

mantan pesepak bola 1
Asyik belajar animasi pergerakan pemain di Inzaghi Gigantara Solusindo.

Sementara itu Hartono, mantan pemain Persebaya era 1988-2001 dan membawa Persebaya juara pada 1997 bersama Uston Nawai pula, bersyukur bisa ikut menimba ilmu pada pelatihan kali ini.

“Meski terlambat jauh, tapi ilmu ini sangat kami butuhkan sebagai pelatih sepak bola jaman sekarang. Iki arek-arek gak mau pulang Mas Dion (Instruktur Inzaghi Education and Training Center), kesenengen belajar animasi pergerakan pemain,” kelakarnya menambah suasana santai di akhir pelatihan.

Ucapan senada dilontarkan Agustiar Batubara. Pemain yang pernah memperkuat beberapa tim besar seperti Persebaya, Deltras, Pelita Jaya, Persela, Barito Putera dan Persegres ini sangat antusias dengan materi yang diberikan pelatihan ini. “Owalah, ngene toh ternyata buatnya. Saya selama ini hanya bisa pakai dan menerapkan di program latihan saja,” ungkapnya senang meski baru pertama bergabung pelatihan ini. (hrd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *